Salah Satu Tenaga Medis Di Makassar Menjadi Korban Covid 19 !!! PDUI Luwu Turut Berduka Cita

  • Whatsapp

JAPIKNEWS.COM – LUWU RAYA -Sejumlah tenaga medis terjangkit virus Corona jenis baru atau COVID-19 saat menangani pasien yang positif. Tak hanya itu, bahkan banyak tenaga medis yang meninggal karena virus tersebut.

Salah satu tenaga medis dr.Barnaddette,Sp.THT dari kota makassar menghembuskan nafas karena melawan covid 19,beberapa dokter dan tenaga kesehatan ramai mengucapkan turut berduka cita dibeberapa media sosial dan ini salah satu tim medis yang pertama korban covid 19 di sulsel.

Bacaan Lainnya

 

 

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Kabupaten Luwu dr.Syahrul Saleh,M.Kes Mengatakan selain minimnya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD). Faktor yang menyebabkan tenaga medis terkena COVID-19 yaitu karena pasien tidak jujur ketika dimintai keterangan.

Seperti gejala yang tengah pasien alami, berinteraksi dengan orang asing, riwayat perjalanan ke wilayah terpapar COVID-19, maupun ke daerah yang telah ditetapkan sebagai zona merah, dan hal lainnya.

Ketidakjujuran pasien akan mengakibatkan penyimpangan tata laksana pasien, Oleh karena itu, Dokter Syahrul pun mengimbau agar pasien COVID-19 memberikan informasi secara jujur.

Sebab tim medis nantinya akan mampu mengidentifikasi penyebab pasien tersebut terpapar COVID-19, meminta pemerintah untuk melakukan disinfektan ke lokasi yang pernah dikunjunginya, termasuk rumah pasien, dan beberapa hal lain.

Tujuannya agar penyebaran COVID-19 tidak semakin meluas lagi dan pemerintah dapat mencegahnya. Sehingga tidak terjadi tumpukan pasien COVID-19 dan mengakibatkan tenaga medis kewalahan, bahkan sampai terjangkit virus corona hingga meninggal dunia.

“Informasi yang jujur akan sangat membantu tugas Tim Medis dalam tata laksana pasien,” Semoga korban dari tim medis penanganan covid 19 semakin berkurang Ucap dokter Syahrul Saleh yang juga sebagai dewan pembina di Jaringan Peduli Kesehatan¬† (JAPIK Indonesia)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *