Reses Anggota DPD RI di Jeneponto Di Tandai Dengan Penyerahan Serta Penyampaian Aspirasi Tenaga Kesehatan

Japiknews.comJeneponto – Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dr. H. Ajiep Padindang, SE.,M.M., melaksanakan kegiatan Reses di Kabupaten Jeneponto (28/02/2022). Reses yang dilaksanakannya tersebut bertujuan untuk mendengar aspirasi masyarakat dan diharapkan dapat menjawab keinginan/ permintaan masyarakat dengan segmen Kesehatan.

Reses diawali dengan berdialog dengan beberapa Tenaga Kesehatan di KafeO Bontosunggu Kecamatan Binamu terkait permasalahan Covid-19, Vaksinisasi dan terkait permasalahan tenaga kesehatan dalam pemberian pelayanan kesehatan ke masyarakat. Selanjutnya anggota DPD RI tersebut menjawab pertanyaan dan berdialog sesuai dengan pertanyaan dari tenaga kesehatan yang hadir.

Salah satu peserta yang bertanya dan berdialog adalah Suardi Hartono, S.Kep.,Ns. yang pertama bahwa besarnya peran tenaga kesehatan terutama di tengah pandemi Covid-19 namun tidak dibarengi perhatian khusus dari pemerintah dengan pengangkatan CPN/PPPK jalur khusus bagi nakes dan terutama nakes yang telah lama mengabdi dan usianya telah melewati batas usia yang dipersyaratkan.

Kedua, perlunya perhatian khusus bagi Penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan keluarganya dalam pemberian bantuan dan perbaikan finansial karena hal ini yang membuat makin meningkatnya kasus ODGJ di Kabupaten Jeneponto.
Serta ada aspirasi dari tenaga kesehatan lainnya terkait perlunya sertifikasi bagi tenaga kesehatan (perawat, dll)

Dalam Reses tersebut anggota DPD RI tersebut mengutarakan bahwa tujuan kegiatan reses ini adalah untuk mendengar dan menerima langsung usulan-usulan dari masyarakat tenaga kesehatan di Jeneponto terkait dalam bidang kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Jeneponto.

Dalam reses tersebut, anggota DPD RI juga berulang kali mengingatkan perlunya menjaga prokes dan vaksinisasi.

Sejumlah tenaga kesehatan terlihat sangat senang dengan kunjungan dan silaturrahim dari Anggota DPD ini. Karena mereka belum pernah berdialog langsung dengan anggota DPD RI.

(Laporan : Muhammad Fajri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.