PWNU Sumbar Buber Anak Yatim, Ganefri Ungkap Keberadaan UNU Sumbar

PWNU Sumbar Buber Anak Yatim, Ganefri Ungkap Keberadaan UNU Sumbar.

Padang, Japiknews – Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, patut bersyukur Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Barat mengadakan berbuka bersama dengan anak yatim dari Panti Asuhan Bundo Saiyo Koto Tangah Kota Padang. Hal ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap anak yatim.

Demikian disampaikan Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Barat Prof. Ganefri, Ph.D., saat berbuka bersama PWNU Sumbar dengan 50 anak-anak yatim dari Bundo Saiyo, Rabu (27/4/2022) di kantor PWNU Sumbar jalan Ciliwung Padang Baru, Kota Padang. Buka bersama dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal PBNU KH Suleman Tanjung, Wakil Bendahara Umum PBNU Azwandi Rahman, Rais Syuriah PWNU Sumbar Hendri, Rektor UIN Imam Bonjol Prof. Martin Kustati dan segenap pengurus PWNU Sumbar lainnya. Sedangkan tausyiah menjelang berbuka disampaikan A’wan PBNU Prof. Asasriwarni.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Ganefri, NU sebagai organisasi keagamaan Islam, tidak saja memberikan perhatian terhadap pendidikan, sosial, ekonomi dan agama, tetapi juga menyantuni anak yatim. “Kita tidak ingin dianggap pendusta agama dengan mengabaikan perhatian terhadap anak yatim. Mudah-mudahan dengan berbuka bersama anak yatim, diberikan kain sarung dan uang seadanya, sudah menunjukkan kita juga peduli dengan anak yatim,” tutur Ganefri yang juga Rektor Universitas Negeri Padang (UNP).

Ganefri juga menyinggung keberadaan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumatera Barat yang sangat strategis sekaligus menjadi kekuatan NU di Sumatera Barat nantinya. UNU yang masih tergolong baru, terus berbenah diri untuk melengkapi sarana dan prasarana. “Kualitas pendidikan juga terus dipacu sehingga menghasilkan lulusan yang tidak kalah dengan perguruan tinggi lain,” kata Ganefri.

Ganefri mengajak warga NU Sumatera Barat untuk terus bersama-sama membesarkan UNU Sumbar ini. “Mari kita besarkan UNU Sumatera Barat ini dengan berperan aktif dalam pengembangan perguruan tinggi NU tersebut,” pungkas Ganefri. (Zaki)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.