Pernyataan Prof Idrus Sebut Tinggal 2 Dokter IGD RS Unhas Negatif Corona

  • Whatsapp

Japiknews.com – Makassar –  Kondisi di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Unhas teramat kritis karena banyak tenaga kesehatan (nakes) yang terjangkit Covid-19.

Kondisi kritis itu menjadi perhatian serius Prof Idrus Paturusi yang juga survivor Corona. Dia bahkan menyebut hanya tersisa 2 dokter di IGD RS Unhas yang sampai saat ini negatif Covid-19.

Di IGD Unhas sisa 2 negatif dokternya yang lain sudah positif, kemudian residen bagian anak 14 orang positif. Kemudian kebidanan 40 orang positif,” ujar prof Idrus di Posko Gugus Tugas Covid-19 Makassar, Jalan Nikel Raya, Sabtu (20/6/2020).

Maka itu, Mantan Rektor Unhas ini meminta Penjabat Wali Kota Makassar Yusran Jusuf untuk serius melakukan pemeriksaan dan perlindungan terhadap tenaga medis, utamanya memprioritaskan tes swab.

Hal ini dikhawatirkan karena kemungkinan semakin  banyak nakes yang tumbang jika tak dilakukan penanganan serius.

“Residen di-swab. Mesti dijaga, jangan sampai juga tertular. Tenaga medis kita ini sudah banyak yang tumbang,” keluh Rektor Unhas dua periode itu.

Idrus juga mengakui dirinya mesti vokal untuk menyuarakan kondisi pandemi yang mengkhawatirkan ini, sebab selama ini masyarakat merasa telah aman dari bencana non alam ini.

Padahal ia mengatakan, kondisi saat ini masih belum mencapai penanganan yang maksimal. “Saya bicara keras sebab dikira rasa aman telah ada. Penanganan covid kalau sudah bagus, 70 persen sudah melandai,” tuturnya.

Merespon keluhan Idrus, Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengatakan pemerintah sudah meminta fungsi medik untuk melakukan evaluasi dan harus disiplin menerapkan protokol Covid-19.

Maka itu, pihak RS diminta Yusran untuk tetap disiplin melakukan penanganan pasien Covid-19. Sebab pengamanan dan perlengkapan fasilitas APD telah dijamin pihaknya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *