Penjelasan Dokter Klinik kementerian PMK Tentang Efek Samping Setelah Pasien Covid-19 Sembuh

  • Whatsapp

Japiknews.com – Jakarta – Masih banyak hal yang belum kita ketahui mengenai virus corona penyebab Covid-19. Termasuk mengenai gejala-gejalanya saat seseorang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dilaporkan sejumlah gejala masih bertahan atau muncul kembali berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Kondisi inilah yang kemudian disebut dengan long covid.

Penjelasan Dokter Haerul Anwar yang pernah bertugas di RSDC Wisma Atlet,belum ada penyebab pasti kenapa sebagian pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh masih merasakan efek jangka panjang dari virus tersebut. Namun salah satu kemungkinannya adalah sisa radang akibat Covid-19. Virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 bisa menyerang banyak organ dalam tubuh. “Sehingga inflamasinya luas yang sangat mungkin menimbulkan luka atau fibrosis atau pun reaksi radang yang belum tuntas, Dari pengalaman, pasien butuh waktu berbeda-beda sampai benar-benar pulih.

Karena biasanya virusnya belum berikatan dengan sel sehingga tidak bergejala, tidak menyebabkan kerusakan. Kalau sudah terbentuk kecacatan, akan menyebabkan cacat permanen,” kata Dokter Haerul Anwar yang aktif sebagai pengurus pusat jaringan peduli kesehatan (Japik Indonesia)

Penting untuk menjaga aktivitas kembali setelah pulih. Namun hal tersebut akan terasa sulit ketika merasa sangat lelah, sesak napas, dan lemah usai sembuh,lakukan tugas ringan terlebih dahulu,luangkan waktu pada siang hari untuk beristirahat dan biarkan orang lain membantu anda dalam aktivitas yang anda lakukan apabila terlalu berat Ucap dokter Haerul Anwar yang sekarang bertugas di Klinik Kementerian Kordinator Bidang Pembanguanan Manusia Dan Kebudayaan(PMK) Serta Menjabat Wasekjen Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI)

Laporan : Muhammad Fajri

Tim Dokter RSDC WISMA ATLET (dr.haerul,dr.myla,dr.Azim)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *