PDUI SULSEL Siap Dampingi Dokter Yang Dituduh Mendapatkan Keuntungan Besar Pada Pasien Covid 19

  • Whatsapp
dekan UMI Makassar (Prof.Syarifuddin Wahid) dan Ketua Bidang PDUI SulSel (dr.Ramli Yunus)

Japiknews.com – Pinrang – Beberapa hari ini, di media sosial menyebar tudingan kepada dokter dan tenaga kesehatan (Nakes), terkait pelayanan kesehatan dan penetapan status pasien PDP maupun positif COVID-19.

Beragam komentar muncul, mulai dari yang menyalahkan, membenarkan dan ada pula yang menuduh ini sebagai permainan dokter agar bisa mendapatkan keuntungan ditengah pandemi Covid 19

Bacaan Lainnya

Tudingan kepada dokter dan Nakes ini mendapat tanggapan serius dari Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sulawesi Selatan,dr.Ramli Yunus M.M.Kes  yang menjabat Ketua Bidang Hukum dan Etika  mengaku prihatin dengan tudingan tersebut.

“Saya prihatin dengan tersebarnya  tuduhan bahwa, dokter mendapatkan keuntungan besar saat penanganan COVID-19,” katanya dalam keterangan media yang diterima japiknews Selasa (9/6/2020).

“Pemerintah harus bertindak tegas mencari pihak yang menyebarkan info tersebut.

Saya khawatir dokter dan Nakes yang selama ini sudah berjuang sekuat tenaga akan kecewa.

Jika ini yang terjadi, maka pengendalian COVID-19 yang saat ini sudah diwacanakan memasuki tahap new normal, akan menemui jalan buntu harusnya kita bersama sama memutus rantai penyebaran virus corona ini ujar dokter Ramli Yunus yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *