Paparkan Gagasan Model Pembelajaran Proyek Di Perguruan Tinggi Demi Meningkatkan Karakter Kewirausahaan

  • Whatsapp

Japiknews.com – Makassar – Kandidat Doktor Pendidikan Vokasi UNM, Taufiq Natsir paparkan gagasan Model Pembelajaran Proyek di Perguruan Tinggi untuk Meningkatkan Karakter Kewirausahaan. Hal itu disampaikan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Program Studi Pendidikan Vokasi Keteknikan, Minggu (18/07/2021) bertempat pukul 10.00 WITA di Ballroom Latimojong Remcy Hotel Makassar.

Taufiq Natsir dalam paparannya mengungkapkan pengembangan Model Pembelajaran Proyek untuk meningkatkan karakter kewirausahaan di Perguruan Tinggi dilatarbelakangi oleh trend isu globalisasi dan masih tingginya angka pengangguran saat ini. Ia menjelaskan bahwa kewirausahaan adalah salah satu solusi yang dapat ditempuh untuk mengatasi berbagai persoalan termasuk tenaga kerja dan pengangguran untuk itu perlu diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari termasuk pada pembelajaran praktikum di perguruan tinggi.

“Saat ini kewirausahaan di Perguruan Tinggi hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan teoritis saja, padahal karakter kewirausahaan seperti kejujuran, semangat pantang menyerah, dll sangat dibutuhkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, oleh karena itu perlu diimplementasikan pada praktik pembelajaran” ujar Taufiq.

Ketua Program  Studi (S3) Pendidikan Vokasi Keteknikan, Prof. Dr. Purnamawati, M. Pd. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan FGD tersebut merupakan kegiatan rutinitas bagi setiap mahasisiswa yang akan melanjutkan kegiatan penelitian disertasi dalam rangka penyelesaian studi. Dilain sisi, bertindak selaku pimpinan sidang FGD, Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M. Kes., M. Eng., IPU., ASEAN Eng. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka memberikan masukan kepada peneliti terkait rencana instrumen penelitian kedepan.

Kegiatan FGD Pendidikan Vokasi Keteknikan ini, turut menghadirkan berbagai pakar ahli dari Universitas Negeri Makassar diantaranya adalah Prof. Dr. Muhammad Ardi, M. S., Prof. Dr. Syahrul, M. Pd., Drs. Faisal Syafar,  M. Si., M. InfTech., P. hD., dan Prof. Dr. Ir. Abdul Muis Mappalotteng, M. Pd., M.T., IPU. Selanjutnya, Model Pembelajaran yang telah dipaparkan pada kegiatan FGD tersebut akan diujicobakan dan diperluas untuk mengetahui tingkat efektivitasnya.

(Laporan : Muhammad Yusuf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *