Organisasi Profesi Di Gorongtalo Laporkan Akun Medsos Menghina Tenaga Kesehatan

  • Whatsapp

Japiknews.com – Gorongtalo – Akhir akhir ini marak di Medsos penghinaan yang dilakukan oknum akun media sosial Facebook (FB) kepada tenaga kesehatan (Nakes) terkait informasi yang tidak benar tentang pandemi Covid-19

Membuat Organisasi Profesi Kesehatan di Provinsi Gorontalo geram dan melaporkan akun-akun tersebut ke pihak kepolisian untuk dilakukan penegasan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Organisasi profesi kesehatan yang terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) wilayah Provinsi Gorontalo, hari ini (Kamis, 4/6/2020) telah membuat laporan ke Polda Gorontalo terkait akun-akun medsos tersebut.

jadi kami (IDI, PDGI, PPNI) melaporkan ujaran kebencian yang kami dapatkan di portal gorontalo (grup FB), akun yang dilaporkan kurang lebih ada 55, yang sangat menusuk hati kami adalah mereka (oknum akun FB) menghina kami dengan kata-kata yang tidak layak seperti ba*i, anj*ng, makan uang haram, padahal kami hingga saat ini belum sepeserpun uang kami terima dari negara, padahal kami sudah melayani masyarakat terpapar (terkonfirmasi positif COVID-19) sudah 3 bulan, dengan risiko tinggi terpapar, bahkan saat ini dokter yang meninggal karena corona hampir 50 orang, perawat 23 orang, dokter gigi 15” ujar dr. Irianto Dunda, Sp.S (Ketua IDI Provinsi Gorontalo).

Salah satu tenaga medis dr.Donny Pakaya mengatakan masyarakat harus lebih memahami kondisi tenaga kesehatan yang terus berjuang menghadapi Covid 19

Ketika kita bersama berjuang serta sama bekerja maka akan muncul rasa kebersamaan menghadapi wabah Covid 19.sekarang bukan saatnya kita saling menghujat tapi bagaimana keluarga kita bisa selamat dari virus Covid 19 ini ucap korwil Japik indonesia prov Gorongtalo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *