KAHMI Milenial Sumbar : Tidak Cukup Hanya Klarifikasi di Media, Ibu Nevi Prayitno Harus Datang ke Sekretariat HMI Minta Maaf

Nofria Atma Rizki.

PADANG, JAPIKNEWS.COM – Beberapa hari terakhir, kader HMI dibuat heboh akibat penayangan flyer Ibu Nevi Zuarina Irwan Prayitno Anggota DPR RI Fraksi PKS dapil Sumatera Barat II, yang memuat ucapan selamat ulang tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang ke 75 di media online www.tribunsumbar.com pada hari Minggu tanggal 6 Februari 2022 lalu yang berbunyi “Arah Baru HMI Melawan Senior yang suka Intervensi”. Berbagai tanggapanpun muncul dari keluarga besar HMI, Salah satunya dari Nofria Atma Rizki, Mantum HMI Cabang Padang sekaligus KAHMI Milenial Sumbar.

Sebagai mantan Ketua Umum HMI Cabang Padang periode 2016-2017, ia menyarankan Ibu Nevi Prayitno datang secara langsuang ke Sekretariat HMI terdekat untuk meminta maaf kepada seluruh keluarga besar HMI Se-Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Tidak etis hanya klarifikasi di media. Ibu Nevi harus menemui teman-teman pengurus dan kader HMI secara langsung di sekretariat HMI,” ujarnya kepada media ini, Senin (07/02/2022).

Karena Ibu nevi berasal dari Sumatera Barat, Lanjut Rizki, Ibu Nevi bisa minta maaf secara langsung dengan mendatangi sekretariat HMI Cabang Padang dan Badko HMI Sumbar yang beralamat di Jalan Hangtuah No.158 Padang.

“Tidak usah takut dan ragu, anak-anak HMI InsyaAllah baik-baik dan terbuka, Bu. Mereka adalah harapan ummat dan bangsa, menuju Indonesia emas 2045,” kata Rizki yang juga Sekretaris DPW PSI Sumbar.

Lanjut Rizki, Kalau tidak salah, Desember 2019 lalu, teman-teman dari LSM Leon Agusta Institut juga pernah menuntut Ibu Nevi Prayitno untuk minta maaf karena pernyataannya yang dianggap telah mendiskreditkan LSM.

“Kedepan, sebagai wakil rakyat, kita berharap dan memberi saran kepada ibu Nevi Prayitno untuk lebih hati-hati dalam berucap. Baik yang di sampaikan secara lisan maupun yang disampaikan secara tulisan/flyer,” harapnya.

Sebagai pengingat bagi kita semua, Lanjut Rizki, “mengutip hadist Nabi Muhammad S.A.W: ”Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah ia mengucapkan perkataan yang benar atau (lebih baik) diam,” pungkasnya. (Zaki)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.