Kegelisahan Dokter Rizal Alisi Di Tengah Pandemi Covid 19

  • Whatsapp

Japiknews.com – Kendari – Perkembangan Penularan Virus covid 19 terus mengalami peningkatan jumlah korban di indonesia,pemerintah dan organisasi terus aktif melakukan pemeriksaan rapid tes massal dibeberapa titik lokasi.

Salah satu tenaga medis Rumah Sakit Bahteramas Kendari dr.Mohammad Rizal Alisi.M.Kes,Sp.OT dalam unggahanya mengatakan bahwa Rapid tes bukan cara utk menegakkan diagnosa covid 19 itu benar,tidak ada satupun dari kami yang menyangkal tentang itu.

Bacaan Lainnya

Ketahuilah bahwa kami bukan Dokter yang bergerak tanpa pertimbangan,lebih baik berbuat dibanding cuma pandai berkomentar tanpa memberi solusi.

Tindakan yg dilakukan adalah sebagai bentuk upaya melacak kemungkinan ditemukan kasus covid19 di tengah masyarakat, sekalian bertujuan memberi edukasi dan stimulus kesadaran masyarakat bahwa penularan bisa terjadi dimana saja.

Saat 100 tes hasilkan 6 reaktif(positif rapid) keliatannya kecil,tapi coba kalo kita artikan dengan lebih sederhana supaya mudah dipahami bahwa dalam 10 org yg diperiksa ada kemungkinan 0,6 atau bs dikatakan dapat ditemukan 1 org yang Reaktif/positif.

Permasalahannya bukan pada kemungkinan 10 org yang diperiksa ada 1 yang positif,melainkan bahwa ada resiko yg besar dari 1 org positif menularkan penyakit terhadap siapapun ada di dekatnya

Bila dia yg positif ada di pasar, Mall, kafe , pelabuhan , bandara, masjid, gereja , vihara , pura dan tempat yang banyak orang berkumpul lainnya,sudah bisa dibayangkan apakah ada tempat aman saat ini

Dilema kehidupan bahwa kita harus tetap hidup apapun masalahnya, tak bisa melarang seseorang untuk keluar mencari hidup atau beribadah.Sehingga hasil positif lebih ditujukan kepada menumbuhkan kesadaran bahwa covid 19 ini nyata bisa ada dimana saja.

Kita harus tetap waspada dengan mengikuti anjuran dan petunjuk dari yang paham betul Covid19 yaitu tenaga Ahli Kesehatan dan bukan petunjuk ahli ekonomi atau ahli-ahli lain yg tidak belajar tentang bagaimana cara penularan,pencegahan dan pengobatan sehingga anda ataupun kami tidak menjadi  Ahli Kubur.Ucap dokter Rizal Alisi yang juga sebagai Dewan Pembina di Jaringan Peduli Kesehatan (JAPIK INDONESIA)

dr.Mohammad Rizal Alizi,M.Kes,Sp.OT
Kendari Ramadan Hari ke-25

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *