Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) 112 !!! Dokter Daud Mustakim Mari Saling Menguatkan

  • Whatsapp

Japiknews.com – Belopa – Dokter adalah figur yang mengabdikan profesinya, tanpa terpengaruh pertimbangan-pertimbangan agama, kedudukan sosial, jenis kelamin, suku dan politik kepartaian. Artinya, dalam pekerjaan keprofesiannya dokter sarat dengan nilai kesetaraan.

Sebuah nilai yang dapat menumbuhkan rasa ketertindasan yang sama akibat proses penjajahan, yang akhirnya menimbulkan rasa nasionalisme.

Bacaan Lainnya

Tidak mengherankan jika kelompok pertama yang menginisiasi semangat nasionalisme adalah dokter. Sebuah semangat, yang kemudian menjadi embrio kesadaran berbangsa dan pada gilirannya melahirkan semangat kebangkitan nasional 20 Mei 1908.

Sebuah momentum yang akhirnya mendorong proses menuju kemerdekaan bangsa. Dan, hasil dari proses tersebut membuktikan bahwa untuk merdeka dan menjadi bangsa yang terhormat harus dilandasi dengan kesadaran berbangsa serta rasa nasionalisme yang tinggi.

Direktur Rumah Sakit Batara Guru Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan dr.Daud Mustakim,M.Kes mengatakan bahwa  tanggal 20 Mei, telah ditetapkan IDI sebagai Hari Bakti Dokter Indonesia

ini merupakan penghargaan yang tidak ternilai untuk jasa-jasa dokter yang menggerakkan kebangkitan nasional bangsa Indonesia

Selain itu,Dokter  diminta terus berkarya untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Terakhir, kata dr.Daud Mustakim, bersama-sama komponen bangsa lainnya dokter harus berperan menjaga ketahanan nasional mari kita bersama saling Menguatkan untuk mewujudkan kedaulatan bangsa.

Semoga Pandemi Covid-19 segera Berlalu, Dokter Bahagia bersama Keluarga, Masyarakat Sehat.

dr.Daud Mustakim,M.Kes

Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Kabupaten Luwu

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Kabupaten Luwu

dr.Daud Mustakim,M.Kes

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *