Gambar udara dari kuburan yang meluas di hari-hari paling mematikan di Indonesia

  • Whatsapp
Gambar udara dari kuburan yang meluas di hari-hari paling mematikan di Indonesia
Gambar kombinasi menunjukkan penggali kubur yang mengenakan alat pelindung diri (APD) menguburkan korban penyakit virus corona (COVID-19) di area pemakaman Muslim yang disediakan oleh pemerintah untuk korban penyakit virus corona (COVID-19) di Jakarta, Indonesia, 28 Juni 2021 , dan daerah yang sama dengan lonjakan kasus penyakit virus corona (COVID-19), 7 Juli 2021. Gambar diambil dengan drone. REUTERS/Willy Kurniawan

JAPIKnews.com – JAKARTA: Kuburan yang mengerikan melebar ketika ekskavator menggali lebih dalam, menumpuk tanah untuk memberi ruang bagi jenazah pandemi Indonesia untuk dimakamkan, 8 Juli 2021

Ambulans, lampu berkedip, mengantarkan mayat ke lokasi pemakaman Jakarta saat truk mengangkut kotoran di samping deretan persegi panjang yang diukir dari tanah cokelat.

Gambar udara dari kuburan yang meluas di hari-hari paling mematikan di Indonesia
Keterangan Gambar: Penggali kubur mengenakan alat pelindung diri (APD) mengubur peti mati di pemakaman Muslim yang disediakan pemerintah untuk korban penyakit coronavirus (COVID-19) di Bekasi, di pinggiran Jakarta, Indonesia, 8 Juli 2021. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

Pekerja dengan pakaian pelindung menurunkan peti mati ke tanah di sebelah kuburan di mana papan kayu kecil berfungsi sebagai batu nisan darurat.

Rekaman drone dramatis dari pemakaman Rorotan di ibu kota Indonesia memberikan gambaran mengerikan tentang epidemi yang memburuk yang telah menyebabkan kematian dan infeksi melonjak dalam beberapa pekan terakhir, mendorong rumah sakit ke batasnya.

Keterangan Gambar: Penggali kubur mengenakan alat pelindung diri (APD) mengubur peti mati di pemakaman Muslim yang disediakan pemerintah untuk korban penyakit coronavirus (COVID-19) di Bekasi, di pinggiran Jakarta, Indonesia, 8 Juli 2021. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

Pemakaman itu adalah salah satu dari lima tempat khusus untuk kematian akibat virus corona di kota itu, di mana Indonesia melihat lebih dari 1.040 pada Rabu, lebih dari dua kali lipat kematian nasional enam hari sebelumnya.

Menurut departemen yang menangani pemakaman, empat dari lima kuburan COVID-19 Jakarta sekarang penuh.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pemakaman di kota untuk orang yang dikonfirmasi atau diduga terinfeksi COVID-19 meningkat sepuluh kali lipat sejak Mei.

Data kota menunjukkan penguburan rata-rata adalah 17 per hari pada bulan Mei dan 105 per hari pada bulan Juni.

Pada hari Sabtu saja, 392 orang dimakamkan.

Rekaman udara yang diambil oleh Reuters memperlihatkan kenyataan yang nyata – sebuah lahan terbuka berwarna cokelat besar dari lapangan hijau subur, deretan plot yang identik dan baru diisi dan aliran ambulans dan kendaraan kerja siang dan malam.

“Kematian akan terus meningkat seiring bertambahnya kasus,” kata Dr Pandu Riono, ahli epidemiologi di Universitas Indonesia.

“Kita perlu memaksimalkan upaya untuk menghentikan penularan.”

Gambar udara dari kuburan yang meluas di hari-hari paling mematikan di Indonesia
Keterangan Gambar: Penggali kubur mengenakan alat pelindung diri (APD) membawa peti mati di pemakaman Muslim yang disediakan oleh pemerintah untuk korban penyakit coronavirus (COVID-19) di Bekasi, di pinggiran Jakarta, Indonesia, 8 Juli 2021. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

Indonesia telah mencatat lebih dari 2,4 juta kasus virus corona dan 63.000 kematian secara keseluruhan, tetapi penyebaran varian Delta yang sangat menular, pertama kali diidentifikasi di India, telah mencatat rekor kasus hampir setiap hari sejak 20 Juni.

Ini melaporkan rekor 38.391 kasus pada hari Kamis, mendekati 40.000 hingga 50.000 yang digambarkan oleh seorang menteri minggu ini sebagai skenario terburuk.

Lebih banyak pasien telah berjuang untuk menemukan tempat tidur, sementara pasokan oksigen habis di enam kota di pulau Jawa terpadat pada hari Rabu, menurut Komisi Pengawas Persaingan Usaha.

Pemerintah memberlakukan pembatasan yang lebih ketat pada pergerakan, perdagangan, perjalanan udara dan pekerjaan kantor minggu lalu di pulau Jawa dan Bali untuk mencoba mengurangi kenaikan, tetapi kritik atas tanggapannya telah meningkat, dengan editorial surat kabar menuduh pembuat kebijakan melindungi ekonomi daripada kesehatan masyarakat.

“Dengan kritik tajam dan kemarahan publik karena tingginya jumlah kasus COVID dan runtuhnya sistem kesehatan … kepercayaan kepada pemerintah bisa terkikis,” kata Edbert Gani, peneliti politik di Center for Strategic and International Studies.

Pelaporan oleh Kate Lamb di Sydney dan Stanley Widianto di Jakarta; Pelaporan tambahan oleh Angie Teo; Diedit oleh Martin Petty

Sumber: Reuters

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *