Fadhlur Rahman Ahsas, Dewan Pembina GP Ansor Sijunjung Kunjungi Pembangunan Ponpes Bismillah Pematang Panjang

Fadhlur Rahman Ahsas (kiri / peci merah).

SIJUNJUNG, JAPIKNEWS.COM – Fadhlur Rahman Ahsas selaku Dewan Pembina PC GP Ansor Sijunjung melihat langsung pengembangan pembangunan Pondok Pesantren Bismillah Pematang Panjang pada hari Kamis 10 Februari 2021.

Fadhlur Rahman Ahsas yang acap disapa Gus Lur memberikan apresiasi keseluruh pihak yang telah membantu secara moril dan materil dalam pendirian Pondok Pesantren Bismillah. Asbabnya progres pembangunan yang sangat luar biasa, hanya berselang seminggu dari porses hibah tanah hingga pendataran dan pembuatan jalan menuju pondok telah rampung.

“Yang membawa kita kesini untuk melihat langsung progres pembangunan yang sangat cepat dan mendapat dukungan penuh dari lapisan stakholder. Apalagi progres kekuatan kebersamaan dengan masyarakat, pemerintah nagari serta para tokoh dan dermawan, hal itu yang membuat semua berjalan cepat dan lancar,” jelas mantan Kasatkorcab Barisan Ansor Serbaguna PC GP Ansor Sijunjung.

Selang waktu 15 menit melihat dan mengelilingi lokasi pengerjaan dengan didampingi Koordinator pengawas pembangunan Ustad Dori. Sosok Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Bismilah Nagari Pematang Panjang seketika menyapa dengan gontai tangan beliau membawakan sebuah bungkusan mengarah ke arena lokasi pengerjaan.Tak disangka bungkusan itu teruntuk Gus Lur dengan menyodorkan bungkusan serta sekaligus memasangkannya.

Hari ini, Gus Lur merasakan kehormatan dan kemuliaan, karena mendapatkan keberkahan dari ulama sebuah Jaket, Kehormatan, Kebanggaan dan juga penuh sejarah karena saya Kasatkorcab Pertama Banser PC GP Ansor Sijunjung. Apalagi yang memberikanya dari sosok ulama karismatik, muda pendiri Pondok Pesantren Bismillah

“Kalau sudah makai jaket Banser ini, isarat atau pertanda dari beliau untuk siap bertugas mengawal pembangunan Pondok,” syukurnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Wali Nagari Pematang Panjang Rio Suzandi, SP mendapat kabar Gus Lur meninjau lokasi Ponpes. menyempatkan bersilaturahim dan berdiskusi tentang program prioritas kepemimpinan beliau yang menginkan adanya basis pendidikan islami yang membentuk karakter generasi bangsa dengan basis kemasyarakatan sesuai adat dan budaya. Maka Pondok Pesantren lebih tepat dan sesuai membebentuk karakter tersebut.

“Sejatinya pembangunan Pondok Pesantren Bismillah adalah kekuatan masyarakat serta adat nan kowi budaya nan lazim. Maka kami selaku pemerintah memberikan dukungan penuh berdirinya Ponpes Bismillah untuk pengembangan basis pendidikan karakter anak nagari,” ujarnya berfilosofi

Senada dengan itu jua, Rio Zusandi menjelaskan berdirinya Ponpes Bismillah akan membuka keberkahan ditengah masyarakat dan percepatan pembangunan nagari dari sumber daya manusia. Ihwal itu, membuka cakrawala beberpa tokoh muda anak nagari salah satunya Duta Kampung Inggris, untuk menggagas jorong yang berdirinya Ponpes Bismillah sebagai Jorong Santri, sembari memiliki corak santri dan juga akan dibentuk jorong inggris guna menjadi mercusuarnya basis pendidikan di Bumi Lansek Manih Kabupaten Sijunjung.

“Tegaknya Ponpes Bismillah mengundang pemikiran bernas dari para tokoh masyarakat. yang akan menginisasi Jorong Pale sebagai Jorong Santri, ditambah dengan metode Jorong Inggris bercorak kesantrian. Sebenranya mengutip dawuh ketua PBNU Gus Yahya. Apapun yang kita ungkapkan kata demi kata tidak boleh berhenti hanya sebagai kata-kata. Setiap kata harus menjadi kerja, dan setiap kerja harus membuahkan hasil yang jelas ukurannya,” pungkasnya sambil mengutip dawuh Ketum PBNU. (Zaki)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.