DPP KNPI dan DPD KNPI Jawa Timur Gelar Kongkow Ramadhan dan Diskusi Kebangsaan

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Dr. Ilyas Indra dengan Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPP KNPI, Fahd A Rafiq, menggelar Kongkow ramadhan dan diskusi kebangsaan bersama DPD KNPI Jawa Timur dengan tema 'Bonus Demografi dan Ruang Politik Pemuda' di Surabaya, Selasa (26/4).

SURABAYA, JAPIKNEWS.COM – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Dr. Ilyas Indra dengan Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPP KNPI, Fahd A Rafiq, menggelar Kongkow ramadhan dan diskusi kebangsaan bersama DPD KNPI Jawa Timur dengan tema ‘Bonus Demografi dan Ruang Politik Pemuda’ di Surabaya, Selasa (26/4).

“Anak muda harus menyadari mereka merupakan pemimpin di tahun 2045. Untuk itu dalam acara ini kita akan mempersiapkan bagaimana langkah pemuda untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Ketua Umum DPP KNPI, Ilyas Indra, dalam pemaparan materinya di hadapan puluhan peserta.

Bacaan Lainnya

Menurut Ilyas, bonus demografi yang dialami bangsa ini menjadi modal besar bagi anak muda dalam mempersiapkan diri mereka menjadi pemimpin di tahun 2045 mendatang.

“Tahun 2045 mendatang, jumlah anak muda berusia 20 sampai 30 tahun akan sangat banyak. Oleh karena itu, jangan sia-siakan kesempatan ini. Sebab, anak muda harus menjadi pemimpin. Pemimpin di semua sektor,” tegas Ilyas.

Untuk itu, lanjutnya, anak muda harus serius, jangan main-main dan fokus untuk berada di jalur yang benar di jalur heroic of youth atau perjuangan anak muda.

“Kalau anak muda serius, ini bukan hanya wacana, tapi solusi. Anak muda harus selesai terlebih dahulu dengan dirinya sendiri, anak muda harus mandiri,” jelas Ilyas.

Ia menambahkan kemandirian anak muda adalah yang tidak bergantung ekonominya kepada siapa pun. Nah, hal ini merupakan modal bagi mahasiswa untuk menjadi pemimpin.

“Harapannya kedepan tentunya anak muda harus berani tampil, fokus dan serius demi mewujudkan cita-cita dan impian demi terciptanya Indonesia Emas 2045,” tutup Ilyas. (Zaki)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.