Dirut RSUD Batara Guru : Insentif Tidak Sebanding Kerja Kami,Mari Bersama Melawan Covid 19

  • Whatsapp

Japiknews.com – Belopa – Protes sejumlah tenaga kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel),Sejumlah tenaga kesehatan mengeluarkan pernyataan sikap di beberapa media dalam penanganan Covid-19.

“Bayangkan, tenaga kesehatan sudah bekerja keras dan mempertaruhkan nyawa untuk melayani pasien, lalu dituduh menjadikan pandemi sebagai lahan bisnis, siapa yang bisa menerima?”ujar dr.Daud Mustakim

Bacaan Lainnya

Apalagi selama ini mereka juga menyaksikan bahwa sebagian masyarakat ternyata tidak membantu tugas mereka, karena tetap berkerumun dan mengabaikan protokol kesehatan.

Menurut dokter daud mustakim  janji insentif tidak sebanding dengan Kerja, yang Harus Pakai APD Minimal 6 jam,dimana tenaga kesehatan( Nakes) bekerja bukan kerena intensif yang dijanjikan pemerintah karena ini sudah menjadi bagian sumpah profesi.

Sejauh ini Manajemen rumah sakit masih kekurangan APD karena Pembelian APD bisa sampai harga dipasaran begitu tinggi dari harga biasa begitu juga Barang Habis Pakai (BHP) jadi kalau Rumah Sakit Dikatakan Dapat Keuntungan itu sangat melukai hati kami.

Tidak ada Dokter dan Tenaga Kesehatan yang diuntungkan dengan wabah Covid-19,faktanya banyak kematian dan kesakitan.kami mengajak seluruh elemen masyarakat mari bersama sama kita melawan virus covid 19 dengan bekerja bersama mengikuti anjuran pemerintah ujar dr.Daud Mustakim,M.Kes yang menjabat Direktur Rumah Sakit Batara Guru Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *