Di Nyatakan Negatif,2 Pasien Virus Corona (Covid-19) Di Lakukan Edukasi

  • Whatsapp
Menteri Kesehatan & dr.Taniem Nawawi (Direktur Bakornas LKMI)
Japiknews.com,Jakarta-Infeksi virus corona atau Covid-19 resmi dinyatakan sebagai pandemi Kendati demikian, status pandemi tidak mengubah tekanan global dalam penanganannya.Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto menyebutkan ada dua pasien positif Covid-19 yang dinyatakan negatif setelah dilakukan pemeriksaan. Dua pasien tersebut merupakan kasus 06 dan kasus 14, tinggal dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kembali apakah hasilnya sama atau tidak.
”Untuk kasus yang sudah kita lakukan dari kasus 01 hingga kasus 19 ada beberapa hal yang membahagiakan, bahwa kasus 06 ini sudah masuk hari ke-5, hasil pemeriksaannya negatif,” katanya di komplek Istana Negara
Kasus 06 merupakan anak buah kapal (ABK) Diamond Princess yang dirawat di RSUP Persahabatan. Pasien 06 juga masuk kategori imported cases.
pengurus Japik Indonesia
Menurut Yuri, sapaan dr. Achmad Yurianto, pihak RSUP Persahabatan sudah memberikan edukasi kepada yang bersangkutan untuk melakukan isolasi mandiri (self isolated).
”Ia menahan diri untuk tidak kontak dengan siapapun. Boleh kontak dengan siapapun, tapi ditahan. Boleh, tapi pada posisi 2 meteran,” ujarnya.
Pasien kedua yang hasil pemeriksaannya negatif adalah kasus 14 yang baru 3 hari di ruang isolasi. dr. Achmad menyebut orang yang kontak dengan kasus 14 ini minimal, di samping itu juga kondisi fisiknya bagus.
Hari pertama perawatan di rumah sakit bukanlah hari pertama ia sakit. Sebelumnya yang bersangkutan sudah 2 hari sakit di rumahnya.
dr. Achmad mengatakan pihaknya masih menunggu pemeriksaan selanjutnya yang akan dilakukan di dua hari mendatang.
”Jadi setelah negatif pertama kita tunggu dua hari ke depan kalau sudah negatif juga maka akan kita kelurkan dari rumah sakit,” ujarnya.
Tim medis harus memeriksa berulang kali untuk mendapatkan kepastian status kedua pasien tersebut.
Kondisi kedua pasien sakarang bagus tanpa ada keluhan apa-apa. Pemerintah mulai melakukan edukasi self isolated kepada mereka. dr. Achmad menjelaskan bahwa mereka diminta menahan diri untuk tidak kontak dengan siapapun dalam waktu sementara.
Menurut dokter Taniem Nawawi salah satu Pengurus Bakornas LKMI HMI merasa bersyukur karena pemerintah bisa melakukan proses menyembuhan dengan gerak cepat.lkmi akan terus mengawal dan mengsupport kementerian kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya melakukan tindakan pencegahan menyebarnya virus corona ini.
Aktivis LSM Japik Indonesia ini juga berharap semua sahabat japik dan pengurus cabang japik se indonesia bisa bergerak bersama membantu pemerintah dalam mengsosialisasikan tentang virus corona ini karena dengan cara ini kita bisa meminimalisir dampak virus corona dan sebisa mungkin mengidentifakasi dan melaporkan jika ada temuan yang mengarah ke suspec virus corona dengan melaporkan langsung Halo kemenkes atau tempat yang telah ditunjuk pemerintah daerah sebagai pusat rujukan pasien covid 19 ini,ucap dokter Taniem Nawawi.
Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *