Breaking News: Pasien COVID Meningga Dunia di RSUD Mokopido Tolitoli

  • Whatsapp
Breaking News: Pasien COVID Meningga Dunia di RSUD Mokopido Tolitoli
Ilustrasi Pemakaman Prokes COVID-19

JAPIKnews.com – TOLITOLI: Dinamika perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tolitoli pada pekan terakhir bulan Mei 2021 ini kembali di umumkan oleh jubir satgas penanganan COVID-19 di mana terdapat pasien yang MENINGGAL DUNIA, yakni seorang perempuan berusia 38 tahun asal Desa Lakatan Kec. Galang kabupaten tolitoli, jumat 28/05/2021

Seperti informasi yang berhasil dihimpun dari Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tolitoli ARHAM A. JACUB mengetakan bahwa, “Pasien yang meninggal tersebut telah dipulasara di RSUD Mokopido Tolitoli dan dimakamkan dengan menerapkan Protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Keluarga di Desa Lakatan Kecamatan Galang”

Selain itu, terdapat 4 pasien baru dimana berdasarkan pemeriksaan Tes – PCR, hasilnya TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 yakni masing-masing:

  1. Perempuan (19 th) alamat Kel. Tuweley Kec. Baolan;
  2. Perempuan (11 th) alamat Kel. Tuweley Kec. Baolan;
  3. Perempuan (11 th) alamat Kel. Tuweley Kec. Baolan;
  4. Perempuan (44 th) alamat Desa Ogomoli Kec. Galang.

Nomor urut 1 sampai 3 dapat direkomendasikan menjalani isolasi mandiri dan yang nomor urut 4 harus dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Mokopido Tolitoli, terangnya

Dengan demikian, sampai hari ini (Jumat, 28 Mei 2021), jumlah penderita Covid-19 di Kabupaten Tolitoli yang MENINGGAL DUNIA berjumlah 33 (tiga puluh tiga) orang yang terbagi atas Laki-laki 12 (dua belas) orang dan Perempuan 21 (dua puluh satu) orang.

Sedangkan jumlah pasien Covid yang masih harus menjalani perawatan berjumlah 12 (dua belas) orang yang terbagi atas Laki-laki 3 (tiga) orang dan perempuan 9 (sembilan) orang.

Di antara 12 orang penderita Covid-19 itu, 6 (enam) pasien menjalani perawatan di Ruang Isolasi RSUD Mokopido Tolitoli, sedangkan yang 6 (enam) orang lagi menjalani isolasi mandiri dibawah pengawasan dan pemantauan tenaga kesehatan di wilayahnya masing-masing. ungkapnya

Arham juga menjelaskan bahwa, “Penyebaran Covid-19 masih mengkhawatirkan, karena tingkat penularan masih tinggi. Di dalam pasar dan tempat umum lainnya, pengunjung tetap berdesakan walau sudah diwanti-wanti untuk menerapkan physical distancing. Meskipun ada wadah untuk cuci tangan, tapi jarang ada yang memanfaatkannya. Pelanggaran ini yang menaikkan potensi penularan corona dan menambah jumlah pasien covid di sejumlah daerah termasuk di daerah Kabupaten Tolitoli”, jelasnya

“Pengumuman, imbauan atau edukasi yang disampaikan, bukannya untuk menakut-nakuti masyarakat, namun tujuannya mengingatkan kita semua bahwa kita di Tolitoli dan di Negara kita pada umumnya masih berada di tengah pandemi”

Kami menghimbau kepada warga kabupaten tolitoli agar tetap waspada dan jangan abai dengan Protokol Kesehatan, Sayangi diri anda dan sayangi keluarga anda, Tutup Arham

Laporan: Fhianjapik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *