Baru Terbentuk, KITRA Sijunjung Akan Terus Galang Dukungan Masyarakat dan Sosialisasi di Medsos

Koordinator KITRA Sijunjung, Fauzaki Aulia.

SIJUNJUNG, JAPIKNEWS.COM – Koalisi untuk Kesejahteraan TNI Polri (KITRA TNI Polri) terus melakukan gerakan masif dalam memperjuangkan tuntutannya. Salah satunya KITRA Kabupaten Sijunjung yang di komandoi Fauzaki Aulia yang terus mensosialisasikan dan mengenalkan KITRA kepada masyarakat luas.

Saat diwawancarai media ini, Fauzaki Aulia mengatakan ia akan terus mensosialisasikan dan mengenalkan serta mengajak masyarakat khususnya di Kabupaten Sijunjung untuk Berjuang bersama KITRA.

Bacaan Lainnya

“Saya bersama beberapa kawan disini terus bergerak menggalang dukungan masyarakat dalam memperjuangkan kesejahteraan TNI Polri,” ujarnya, Sabtu (05/02/2022).

Lanjut Zaki mengatakan, KITRA Kabupaten Sijunjung yang baru terbentuk kurang dari 1 bulan mulai mendapatkan dukungan dari beberapa anak muda dan masyarakat.

“Walaupun baru terbentuk kurang dari 1 bulan, Alhamdulillah sudah banyak yang menyatakan niat untuk berjuang bersama KITRA dan mendukung gerakan KITRA ini dalam memperjuangkan kesejahteraan TNI Polri dalam hal ini memperjuangkan gaji TNI Polri naik menjadi 50 juta perbulan,” ungkapnya.

Disinggung gerakan seperti apa yang telah dilakukannya, Zaki menjelaskan untuk saat ini fokus silaturahmi dari orang per orang terutama anak muda serta mengenalkan KITRA lewat media sosial.

“Untuk saat ini kami fokus silaturahmi dan pengenalan KITRA lewat media sosial. Nantinya ketika dukungan terus mengalir kami akan sosialisasikan KITRA lewat aksi damai di jalanan,” ujarnya.

Lanjut Zaki menjelaskan KITRA ini terbentuk untuk menyikapi minimnya kenaikan gaji TNI Polri.

“Minimnya Kenaikan Gaji TNI polri menandakan belum adanya perubahan pemahaman. kebijakan dan standar gaji vegetatif, padahal gaji adalah indikator utama keberpihakan politik ekonomi pemerintah: sebab Penghasilan atau gaji sebagai satu-satunya akses ekonomi ratusan ribu keluarga TNI polri, kenaikan 50% tidak berpengaruh, dipastikan tetap hidup rentan, sebab nominalnya saja sudah kalah jauh dengan harga-harga kebutuhan pokok ,tidak bisa diandalkan jadi sumber simpanan apalagi warisan buat anak cucu,” jelasnya.

Pandangan primitive pemerintah tentang menjamin kesejahteraan yang termaktub dalam konstitusi, lanjut Zaki say ini dimaknai hanya kecukupan makan, pakaian dan tempat tinggal dinas bagi TNI Polri beserta keluarganya.

“Untuk itu dibutuhkan komitmen dan aksi berkelanjutan dalam menuntut kenaikan gaji TNI Polri minimum 50 juta/bulan diinisiasi oleh koalisi untuk kesejahteraan TNI Polri (KITRA) sebagai bagian gerakan menegakkan harkat dan kemanusiaan Bangsa Indonesia secara menyeluruh,” katanya.

Tidak lupa, Zaki juga mengajak masyarakat untuk bergabung bersama dalam gerakan KITRA.

“Mohon dukungan dari masyarakat dan kami tidak menutup pintu bagi kawan kawan terutama anak muda yang ingin bergabung dan berjuang bersama KITRA dalam memperjuangkan kesejahteraan TNI Polri,” tutupnya. (Rilis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.